Harun Ar-Rasyid

Mengapa anda menangis wahai Amirul Mukminin ???

apakah anda menangis, padahal anda melakukan shalat 100 rakaat setiap harinya.dan anda telah bersedekah dari harta milik anda sebanyak seribu dirham setiap harinya? anda menagis, padahal anda telah mengangungkan syiar-syiar islam?mengagungkan kedudukan para ulama, dan anda berjihad di jalan Allah SWT.

Harun Ar Rasyid adalah seorang yang banyak menangis. Air matanya selalu mengalir deras saat diberikan nasihat. dan tidaklah nama nabi Muhammada SAW disebut melainkan dia mengatakan‚Shallallahu Alaihi Wa Sallam’’. Di sebuah kota yang lahirlah seoarang bayi, yang diberi nama dengan Harun Al Rasyid bin Al Mahdi bin Ja`far Al Manshur. ia lahir pada lahir bulan Dzul hijjah tahun 148 H. ayahnya –Al Mahdi saat itu merupakan pimpinan di kota Ray dan Khurosan, dibawah kekuasaan Khalifah Al Mansur. setelah Al Manshur meninggal Al Mahdi pun menggantikan kekuasaan ayahnya. Harun tumbuh dibina dalam pendidikan militer oleh ayahnya. Ayahnya menobatkan sebagi pimpinan pasukan yang diberi nama Ash Showaif. Sebuah pasukan khusus yang bertempur pada musim panas. Begitu pula menjadi pimpinan pasukan yang bertempur pada musim dingin. Setelah itu ia ditunjuk untuk memimpin seluruh daerah Maroko.

Ar-Rasyid mulai memegang tampuk khilafah pada thun 170 Hijriah , usianya baru menginjak 25 tahun, ibu kota Baghdad kala itu termasuk kota terbeasar di dunia, modern dalam peradaban dan pemerintahan kekuasaannya menjadi terang benderang dengan dukungan para ulama pakar ilmu agama, semisal imam Malik bin Anas, Al Laits bin Sa`ad, Al Kisa`i seserta Muhammad bin Hasan–salah satu murid tersebut menjadi benar-benar cemerlang dengan kehadiran pemimpin yang adil dan pakar agama nan beratakwa.

RENDAH HATI

Ar-Rasyid adalah simbol kerendahan hati. Suatu saat Abu Muawiyah Adh Dharir, seorang ulama hadist makan bersama khalifah Ar-Rasyid.

“Aku pernah bersantap bersama Ar Rasyid. Seseorang yang tak ku perlihatkan tiba-tiba membasuh tanganku dengan air. “Tak lama setelah itu Ar-Rasyid bertanya. “kau kenal nggak pada orang yang memebasuh tanganmu tadi?“ tanya khalifah. “Tidak,“ Jawab Abu Muawiyah.

“Saya yang membasuhnya, demi memuliakan ilmu.“ Ucap Ar-Rasyid. Khalifah umat islam ini punya rasa takut pada Allah yang begitu menonjol. Isak tangisnya akan segera terdengar bila ia dinasehati oleh seseorang.

Harun sering mengikuti persan gdan melakukan ibadah haji. Setahun ia mengikuti peperangan dan pada tahun berikutnya ia menunaikan haji. Bila ia berhaji maka ikut bersamanya seratus orang ahli fikih beserta anak-anak mereka. Bila ia tidak sempat berhaji maka ia pun membeikan infak kepada 300 orang untuk menunaikan ibadah haji. Allahuakbar!

GAGAH BERANI

Di sisi kelembutan hati, ketawadhuan dan zuhudnya, Harun Ar- Rasyid adalah seorang yang pemberani, tak gentar dengan celaan manusia. Ia sangat peduli dengan agama islam, ia laksana besi keras bagi musuh-musuh Allah.

Pada tahun 187 H seorang  raja rumawi membatalkan perjanjian damai antara kaum muslimin dengan kerajaannya. Raja tersebut mengirimkan sepucuk surat ada Ar-Rasyid yang berisi tantangan.

Raja sebelumku telah menjadikanmu laksana burung garuda (kuat) dia menjadikan dirinya sendiri seperti burung ‘badiq’ (burungkecil). Ia telah  memberikan padamu perbendaharaan harta karena para wanita dan orang–orang pander. Bila kau telah membaca suratku ini. Maka pedanglah yang akan berbicara!” ancamnya.

Setelah membaca surat tersebut Ar-Rasyid pun membalas surat tersebut dengan kalimat pendek” jawaban suratmu adalah yang akan segera kau saksikan, bukan sekadar yang kau dengar!”

Maka Ar-Rasyid pun segera pergi memberangkatkan pasukan yang sangat besar. Ia berperang hingga kalahlah kota sang raja tadi. Kaum muslimin menadapatkan kemenangan yang hebat. Sepanjang hayatnya, Ar-Rasyid begitu cinta pada jihad dan menaklukan bebagai kota. Ia menyerbu rumawi dan menaklukan hiraqlah. Pasukannya pun mencapai daerah Ankara. Ar-Rasyid terus bergerak menuju daerah khurosan, namun sampai dikota thuus, ia skit dan meninggal dunia. saat hendak meninggal ia berkata. ”Ya Allah limpahkan manfaat kebaikan untuk kami. Ampunilah keburukan–keburukan kami duhai Dzat yang tak pernah mati, ampunilah orang akan mati ini,…

mendengar kematina harun seorang ulama bernama fudhail bin iyadh berkomentar. ”Tak ada seorang yang meninggal lebih aku sedihkan dibandingkan kematian amirul mukminin Harun Ar-Rasyid. Aku sampai berangan agar Allah menambah umur Ar-Rasyid dengan umurku.

Seorang Harun yang salih, perhatina dengan ulama dan gemar berjihad tersebut serign dikabarkan miring dalam berbagai kisah dusta. Ia dikabarkan sebagian orang yang gemar minum-miuman keras dan mabuk mabukan. Padahal cerita buruk itu tidaklah benar dan hanya dibuat oleh para pendusta. Allahualam.(*)

Masyahir a `lamil muslimin. Ali bin Nayf Asy Syuhud

One thought on “Harun Ar-Rasyid

  1. adzillah mengatakan:

    Kita mengharapkan pemimpin yang seperti Harun ArRasyid
    Kami rindu pemimpin yang menegakan syariat islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s